Mahkota dan Sangkar Emas
Dua puluh tujuh anak tangga marmer. Tiga puluh dua tusukan jarum pentul di gaun. Seratus sorot mata yang mengagumi.
"Tegakkan mahkotamu, Putriku," bisik Ratu Isolde sambil menata untaian mutiara di leher Salju. "Hari ini para pangeran dari Utara datang meminangmu."
Putri Salju mengatupkan kelopak mata sehitam malam itu. Di balik riasan sempurna, pipinya yang seputih salju berkerut dalam kepedihan. "Ibu, bisakah aku—"
"Tidak." Ratu memotong dengan senyum manis yang membuat para dayang bergetar. "Kau tahu aturannya. Satu kata tentang buku-bukumu yang kotor itu, satu gerakan yang tidak anggun, dan seluruh kerajaan akan kecewa."